Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Gencar Sosialisasi Manfat Program

indonesiasatu, 29 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus gencar mensosialisasikan terkait manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat khususnya para pengusaha dan pekerja didaerah itu.

Case Manager BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi, Yudis Lesmana dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan mengedukasi perusahaan bahwasanya pengusaha memiliki kewajiban yang telah diatur dalam Undang-Undang untuk melindungi para pekerjanya.

"Perlindungan tersebut ialah risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun. Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga diberikan informasi kepada peserta yang telah diikutkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan bahwasanya selain mengantongi jaminan, mereka juga memperoleh manfaat lain seperti uang muka perumahan, diskon-diskon baik di hotel, restoran, pesawat dan lain-lain,"terang Yudis Lesmana di Lubuk Sikaping, Kamis (24/10/2019) kemaren.

Menurut Yudis Lesmana bahwa hal yang perlu dipahami oleh peserta kalau tidak melindungi pekerjanya maka sewaktu-waktu akan berhadapan dengan hukum. 

"Padahal apabila para pekerja mengalami kecelakaan kerja, maka biaya perawatan di rumah sakit sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa batasan biaya sesuai indikasi medis. Jadi hal-hal seperti inilah yang kami edukasikan kepada para pengusaha dan pekerjanya,"tambahnya.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Pasaman, Andhika Catur Putra mengatakan bila pekerja tersebut meninggal dunia dan kepesertaanya aktif maka ahli waris akan mendapat santunan kematian dari jaminan kematian. 

"Jadi ketika berhenti bekerja, maka bisa mengklaim jaminan hari tua (JHT) yang berbentuk tabungan. Sedangkan jaminan pensiun bisa di klaim kalau sudah mencapai usia pensiun,"kata Andhika Catur Putra.

Program ini kata dia dibuat oleh pemerintah agar masyarakat dalam hal ini pekerja bisa sejahtera. Harapan pemerintah dengan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan tersebut produktifitas perekonomian Indonesia semakin meningkat. 

"Untuk perusahaan berskala besar sudah menjadi peserta sedangkan yang kecil masih banyak belum tercover kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Bila dipresentasekan untuk perusahaan berskala besar sudah mencapai 99 persen yang kecil baru sekitar 50 persen yang mendaftar jadi peserta. Oleh sebab itu kami selalu melakukan upaya melalui sosialisasi dan pendekatan kepada perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya agar didaftarkan," katanya.

Menurutnya, imbauan dan sosialisasi terus digencarkan BPJS Ketenagakerjaan kepada para perusahaan dan pengusaha skala menengah dan kecil agar mendaftarkan pekerjanya karena selain mendapatkan jaminan, mereka juga memperoleh manfaat.

"Inilah yang perlu kami sosialisasikan rutin agar terbangun kesadaran untuk mendaftarkan para pekerjanya menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Upaya-upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah apabila pengusaha membuat izin usaha maka wajib mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu upaya yang kami lakukan yakni bekerja sama dengan kejaksaan melaui upaya preventif," tutupnya.

(Heri)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu