dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid: Vaksin Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan

    dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid: Vaksin Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan
    Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi

    JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. menyatakan vaksin yang digunakan di tanah air terbukti efektif untuk mencegah gejala berat dan kematian akibatinfeksi COVID-19. Oleh karena itu, pihaknya dengan dibantu oleh semua pihak terus berupaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19.

    Menurutnya, ketersediaan vaksin terus didatangkan dan akan segera didistribusikan ke daerah-daerah untuk dapat segera digunakan. Dia meminta agar dipastikan penggunaan vaksin sesuai dengan kaidah penggunaan masing-masing jenis vaksin.

    WARTADESA.CO.ID
    market.biz.id WARTADESA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dia mamaparkan, data menunjukkan, ada beberapa provinsi yang masih rendah cakupan untuk kelompok lansia yaitu Aceh, Sumatera Barat, Maluku Utara, Sulawesi Barat, dan Papua. Dia menilai, strategi perlu disusun sesuai dengankondisi masing-masing daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk TNI dan Polri untuk menjangkau populasi rentan tersebut.

    “Dosis ketiga saat ini hanya untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya, karena mereka memiliki risiko yang jauh lebih tinggi terutama pada saat merawat pasien-pasien yang ada di puskesmas, rumah sakit maupun fasilitaspelayanan Kesehatan (fasyankes) lainnya, ” tegas dr. Nadia, Sabtu (14/08/2021).

    dr. Nadia menjelaskan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan telah melaksanakan studi dengan melibatkan 71.455 tenaga kesehatan, yang dilakukan di DKI Jakarta pada periode Januari-Juni 2021. Studi dilakukan untukmengamati kasus konfirmasi positif COVID-19, perawatan, dan kematian karena COVID-19 pada tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksinasi sinovac 1 dosis, 2 dosis dan yang belum divaksinasi. Hasil dari studi ini menyimpulkan, bahwa pada periode Januari-Maret 2021, vaksin sinovac cukup efektif dalam mencegah infeksi COVID-19.

    Namun, pada periode April-Juni, vaksinasi lengkap kurang cukup melindungi tenaga kesehatan dari infeksi COVID-19. Meskipun demikian, vaksinasi lengkap masih efektif melindungi dari risiko perawatan dan kematian akibat COVID-19.Sebanyak 5 persen dari tenaga kesehatan yang divaksinasi lengkap dilaporkan Kementerian Komunikasi dan terkonfirmasi COVID-19 pada periode April-Juni 2021. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi COVID-19 pada periode januari-maret 2021 yang jumlahnya hanya 0.98 persen.

    Pizza Hut Black Pizza
    market.biz.id Pizza Hut Black Pizza
    6% Rp 1.750
    Beli sekarang!

    Sementara pada periode April-Juni proporsi tenaga kesehatan yang divaksinasi lengkap dan dirawat berkurang hingga 6 kali lipat lebih rendah yakni dari 18 persen menjadi 3, 3 persen. Kemudian sepanjang Januari-Juni tercatat 20 tenaga kesehatan meninggal akibat COVID-19. Sebagian besar atau sekitar 75 persen kematian tenaga kesehatan yang belum divaksinasi atau baru mendapatkan dosis 1.

    dr. Nadia menyebut, untuk tingkat fatalitas pada bulan Januari-Maret proporsi nya bagi yang belum menerima vaksinasi 0, 68 persen, yang telah divaksin dosis 1 0, 30 persen dan bagi yang telah menerima dosis lengkap 0, 21 persen. Untuk tingkat fatalitas pada bulan april juni, bagi yang belum divaksinasi mencapai angka 2, 5 persen, yang telah divaksinasi dosis 1 0, 85 persen dan bagi yang telah divaksinasi dosis lengkap turun hingga 0, 16 persen. Peningkatan proporsi kematian terjadi pada periode kedua pada tenaga kesehatan yang belum atauhanya divaksinasi 1 dosis.

    WARTASEKOLAH.COM
    market.biz.id WARTASEKOLAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Pada periode April Juni, lanjutnya, efektivitas Sinovac dalam mencegah perawatan dan kematian akibat COVID-19 lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Efektivitas Sinovac dalam mencegah perawatan adalah 74 persen(65-80 persen) berkurang menjadi 53 persen (33-67 persen). Sementara, efektivitas Sinovac dalam mencegah kematian adalah 95 persen (53-99 persen)pada bulan Januari-Maret, berkurang menjadi 79 persen (20-94 persen) padaperiode April-Juni 2021.

    Meski begitu, vaksinasi terbukti masih efektif dalam menekan resiko perawatan dan kematian pada tenaga kesehatan walaupun resiko paparan virus bagi tenaga kesehatan sangat tinggi. Vaksinasi diiringi dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat membantu mengurangi resiko keparahan dan kematian akibat infeksi COVID-19. Dia memastikan, pemberian vaksinasi dosis ketiga bagi nakes ini juga telah mendapatkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI.

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Atas dasar ini pula Kemenkes memberikan vaksin COVID-19 dosis ketiga untuk menambah perlindungan bagi nakes yang berisiko tinggi terinfeksi COVID-19 karena tugasnya, ” tegasnya. (***)

    dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid
    Update

    Update

    Artikel Sebelumnya

    dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid: Secara Nasional,...

    Artikel Berikutnya

    Terkait Penyebaran Varian Delta, 10 Provinsi...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Narsono SoN verified

    Udin Komarudin

    Udin Komarudin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 28, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 1

    Registered: Oct 26, 2021

    Agus mulya

    Agus mulya verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Oct 29, 2021

    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 6, 2021

    Rekomendasi

    7 Manfaat Menggunakan Aplikasi Presensi Kehadiran untuk Perusahaan
    7 Perusahaan Asuransi Terdaftar di OJK
    Diskusi Kompetensi: Masa Depan LPK, LKP, BLK, dan LSP
    Risk Management: Resiko Pembiayaan yang Terintegrasi dengan Bank dan Fintech
    7 Pemain Muda Barcelona yang Diprediksi Akan Jadi Calon Bintang Masa Depan

    Ikuti Kami